HomePonorogoDemam Berdarah di Rumah Sakit Aisiyah Ponorogo di Dominasi Oleh Orang Dewasa

Demam Berdarah di Rumah Sakit Aisiyah Ponorogo di Dominasi Oleh Orang Dewasa

Date:

Ilustrasi DBD (istimewa/freepik)

Ponorogo – Humas Rumah Sakit Aisiyah Ponorogo melaporkan kenaikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam beberapa minggu terakhir.

Bain, Humas Rumah Sakit Aisiyah mengatakan, kenaikan dimulai dari bulan November tahun 2024, menurutnya kenaikan ini disebabkan karena sudah masuk musim penghujan. ” Seperti kita tau bahwa di akhir tahun memasuki musim penghujan, mulai bulan November itu naik sekitar 13-15 pasien, bulan Desember sampai hari ini ada kenaikan sampai 35 pasien, yang di hari biasa rata-rata cuma 8-10 pasien,” ucapnya.

Bain menambahkan, pasien DBD yang rawat inap di Rumah Sakit Aisiyah didominasi oleh orang dewasa. “Sampai pagi ini tadi data yang saya terima itu ada 21 orang dewasa, ada 14 anak-anak,” tambahnya.

Menurut Bain, pada tahap awal gejala demam berdarah ini dapat diidentifikasi, mulai dari demam biasa hingga timbulnya bintik merah pada tubuh. “Tahap-tahap awal biasanya hanya panas saja, tapi ada namanya Demam Dengue (DD), Demam Berdarah Dengue (DBD), artinya sudah ada pendarahan yang bisa dikenali dengan munculnya bintik-bintik pada tubuh, ada juga yang mimisan.” Jelas Bain, saat di hubungi melalui telepon.

Dalam penanganan pengobatan Demam Berdarah Dengue (DBD), yang perlu di perhatian adalah cairan pasien. Menurut Bain, kebutuhan cairan berbeda-beda antara orang dewasa, ibu hamil dan anak-anak.

“Sebenarnya caranya hampir sama, karena yang dibutuhkan cairan, tetapi yang membedakan itu kebutuhan cairannya, itu ada rumusnya.” ujar Bain.

Dalam proses pencegahan DBD Bain menegaskan agar selalu membersihkan lingkungan, seperti menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mengubur barang bekas yang dapat menampung air.

“Warga biasanya lebih marem kalo dilakukan fogging, tetapi pencegahan itu lebih penting seperti mengubur, menguras, menutup wadah air, karena mencegah dan antisipasi dari awal,” ujarnya.

Dalam proses penyembuhan demam berdarah ini Bain menjelaskan, “biasanya pasien itu nafsu makannya menurun, jadi diharapkan banyak minum dan juga makan makanan bergizi,”

Bain menambahkan, “di hari pertama sampai hari ketiga itu biasanya demam tinggi, di hari ke empat biasanya trombosit itu turun, tetapi di fase penyembuhan di hari ke lima sampai ke enam itu pelan-pelan trombosit mulai naik.” tambahnya.

Bain memberikan pesan kepada masyarakat dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue, menurutnya yang terpenting adalah menjaga lingkungan, jaga daya tahan tubuh dan segera periksa jika terjadi demam.

“Saran kepada masyarakat yang pertama jaga lingkungan, kerja bakti membersihkan lingkungan, kedua jaga daya tahan tubuh dan terakhir jika terjadi demam segera diperiksakan ke dokter, agar lebih cepat diketahui penyebabnya dan segera ditangani.” (rm/jurnalissonggolangit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 − 5 =

Share post:

#TERPOPULER

#TERKAIT

Forum Masyarakat Trisno Kang Giri Gelar Aksi Damai di Depan Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo

PONOROGO – Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat...

Liga Sepak Bola Pelajar Piala Bupati Ponorogo 2025 Berakhir, SMPN 2 Ponorogo dan Ponpes Gontor Raih Juara

PONOROGO - Gelaran Liga Pelajar tingkat SLTP/sederajat dan SLTA...

Haul Akbar Ponorogo, Bunda Lisdyarita: Haul dan Istighosah adalah Benteng Spiritual di Tengah Tantangan Zaman

PONOROGO - Plt Bupati Ponorogo, Hj Lisdyarita, S.H mengikuti...

Milad ke-113 Muhammadiyah, Bunda Lisdyarita: Semoga Semakin Maju dan Berkembang

PONOROGO - Peringatan Milad ke 113 Muhammadiyah di Ponorogo...