HomeProbolinggoSedekah Bumi Salah Satu Bentuk Syukur Warga Probolinggo

Sedekah Bumi Salah Satu Bentuk Syukur Warga Probolinggo

Date:

Probolinggo – Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto didampingi oleh Pj Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, Rita Erik Ugas Irwanto, menghadiri kirab tumpeng yang diadakan dalam rangka selamatan dan sedekah bumi Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan.

Pada kesempatan tersebut, Ugas bersama Forkopimka Kraksaan dan Kepala Desa Bulu, Dimas Eko Romadhoni, menandatangani prasasti peresmian gedung Kantor Desa Bulu dan prasasti Situs Pepunden Desa Bulu.

Sebanyak delapan hiasan tumpeng hasil bumi dari 7 RW dan satu dari SDN Bulu 1 diarak dari halaman Kantor Desa Bulu menuju Punden Desa Bulu di Dusun Sumber RT 03 RW 01 dengan menempuh perjalanan sejauh 3 kilometer.

Kehadiran Ugas disambut dengan Tari Glipang dari SDN Bulu 1 binaan Sri Wahyuni dan Tarian Ronjengan Agoyang, sebuah seni tari yang diiringi oleh alunan musik dari suara penumbuk padi.

Selama acara tersebut, Ugas memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu. Penabuh Ronjengan Agoyang menerima hadiah dari Camat Kraksaan, Puja Kurniawan.

Kepala Desa Bulu, Dimas Eko Romadhoni, mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Ugas yang telah menyempatkan diri hadir bersama Pj Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo dan seluruh tokoh masyarakat serta warga Desa Bulu yang turut serta dalam kesuksesan acara selamatan Desa Bulu.

Dimas juga menjelaskan bahwa kirab tumpeng adalah salah satu dari beberapa kegiatan desa. Di samping itu, ada pula kegiatan pameran UMKM yang berlangsung selama 14 hari di Balai Desa Bulu.

Ugas menyampaikan bahwa selamatan desa adalah wujud rasa syukur atas anugerah dari alam. Tujuan utamanya adalah bersyukur atas segala yang diberikan oleh Allah SWT dan berdoa agar desa senantiasa dilindungi dari bencana.

Ugas juga mengapresiasi upaya Pemerintah Desa Bulu dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pemasaran produk UMKM.

Ugas menjelaskan bahwa selamatan desa memiliki unsur seni yang khas, sesuai dengan tradisi dan seni masing-masing desa. Dengan penyelenggaraan yang baik, acara desa dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. (Rq/beritajatim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × two =

Share post:

#TERPOPULER

#TERKAIT

Massa Aksi di Depan DPR Bertahan di Tengah Hujan Deras, Tuntut Keadilan atas Meninggalnya Sopir Ojol.

Nasional - Unjuk rasa yang digelar di depan kompleks...

Pemkab Ponorogo Kaji Ulang Hari Jadi, Sandarkan pada Prasasti dan Data Ilmiah.

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menyelenggarakan Seminar Bedah...

Kejuaraan Bulutangkis Ponorogo 2025 Dibuka, Jaring Bibit Atlet dan Wadahi Pecinta Badminton.

PONOROGO — Sebanyak 170 peserta turut meramaikan Kejuaraan Bulutangkis...

Jangan Abaikan “Me Time”: Kunci Ampuh Jaga Kesehatan Mental dan Kebahagiaan.

Lifestyle – Dalam hiruk-pikuk kehidupan modern yang penuh tuntutan,...