Ngawi – Di tengah keluhan cuaca panas menyengat belakangan ini, hujan telah mengguyur sejumlah wilayah di Ngawi.
Bahkan, separo bangunan rumah milik Prasetyo di Desa/Kecamatan Karanganyar, Ngawi, ambruk setelah disapu angin kencang disertai hujan.
Hujan sporadis di wilayah Ngawi. Informasi yang dihimpun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan rilis peringatan dini hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di Ngawi pada hari itu.
Hujan sporadis ditandai dengan guyuran intensitas tinggi namun dalam durasi yang singkat. Fenomena tersebut biasanya menjadi pertanda datangnya pancaroba alias transisi musim dari kemarau ke penghujan atau sebaliknya.
Prasetyo mengatakan, enam anggota keluarganya selamat pada saat kejadian. Mereka berada di rumah bagian depan.
Sedangkan dirinya beraktivitas di kandang yang berada di halaman belakang rumah. Tidak ada yang terluka.
Karena berada di halaman belakang rumah, Prasetyo melihat detik-detik bangunan rumah kayunya disapu angin kencang.
Bangunan rumahnya terangkat oleh angin hingga menghantam dinding pagar rumah.
Ia menjelaskan setelah menabrak pagar, bangunannya ambruk. (Yi/RadarMadiun)