HomeInternasionalKim Jong Un Perintahkan Angkatan Laut Korea Utara Gunakan Senjata Nuklir di...

Kim Jong Un Perintahkan Angkatan Laut Korea Utara Gunakan Senjata Nuklir di Kapal Perang.

Date:

Internasional – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dikabarkan telah memerintahkan Angkatan Laut negaranya untuk menggunakan senjata nuklir di kapal perang. Perintah ini disampaikan setelah Korea Utara memperkenalkan kapal perang baru kelas perusak yang dinamakan Choe Hyon, yang memiliki bobot sekitar 5.000 ton.

Beberapa analis militer menduga bahwa kapal perusak tersebut telah dilengkapi dengan rudal taktis jarak pendek yang berkemampuan membawa hulu ledak nuklir. Kim Jong Un juga disebut turut mengawasi langsung uji coba hari pertama senjata di kapal tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Korean Central News Agency (KCNA) dan dikutip dari kantor berita AFP.

Dalam kesempatan itu, Kim dilaporkan menginstruksikan para pejabat militernya untuk mempercepat produksi senjata nuklir angkatan laut. Korea Utara sebelumnya juga mengklaim bahwa kapal-kapal perang mereka akan dilengkapi dengan “senjata terkuat” dan dijadwalkan mulai beroperasi pada awal tahun depan.

Para ahli memperkirakan bahwa kapal perusak tersebut kemungkinan besar dilengkapi dengan sistem rudal dari kapal ke kapal dan rudal dari kapal ke udara, mengingat ukuran dan kapasitasnya.

KCNA juga melaporkan bahwa pada Selasa (29/4), Angkatan Laut Korea Utara telah melaksanakan uji coba berbagai jenis senjata dari kapal ke kapal, senjata otomatis, serta perangkat suar dan pengganggu sinyal elektronik. Selain itu, Korea Utara mengklaim telah melakukan uji coba misil jelajah supersonik, rudal jelajah strategis, misil anti-pesawat, serta senjata otomatis berkaliber 127 milimeter.

Kim Jong Un turut menyatakan bahwa kapal perang tersebut didasarkan pada sistem persenjataan yang secara efektif menggabungkan kemampuan serangan kuat, termasuk rudal jelajah supersonik, rudal strategis, dan rudal taktis balistik.

Sementara itu, militer Korea Selatan menyampaikan bahwa mereka bersama Amerika Serikat terus memantau secara ketat setiap perkembangan dan manuver militer Korea Utara, termasuk pembangunan kapal-kapal perang canggih tersebut.

Pengumuman mengenai kapal perang dan persenjataan ini muncul tidak lama setelah Korea Utara secara terbuka mengakui telah mengirim pasukan militer untuk membantu Rusia dalam konflik di Ukraina. (hmr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 − 2 =

Share post:

#TERPOPULER

#TERKAIT

Propam Polri Jatuhi Patsus 20 Hari ke Anggota Brimob Setelah Insiden Ojol Meninggal.

Nasional - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menjatuhkan...

Massa Aksi di Depan DPR Bertahan di Tengah Hujan Deras, Tuntut Keadilan atas Meninggalnya Sopir Ojol.

Nasional - Unjuk rasa yang digelar di depan kompleks...

Pemkab Ponorogo Kaji Ulang Hari Jadi, Sandarkan pada Prasasti dan Data Ilmiah.

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menyelenggarakan Seminar Bedah...

Kejuaraan Bulutangkis Ponorogo 2025 Dibuka, Jaring Bibit Atlet dan Wadahi Pecinta Badminton.

PONOROGO — Sebanyak 170 peserta turut meramaikan Kejuaraan Bulutangkis...