HomeUncategorizedKepolisian Resort Trenggalek ajak generasi milenial perangi hoaks

Kepolisian Resort Trenggalek ajak generasi milenial perangi hoaks

Date:

Trenggalek – Kepolisian Resort Trenggalek, Jawa Timur mengintensifkan kampanye bijak bermedia sosial kepada warganya, terutama generasi milenial atau Gen-Z, untuk memerangi kabar bohong atau hoaks yang diprediksi meningkat seiring tahun politik jelang Pemilu 2024.

Kasi Humas Polres Trenggalek, Iptu Susila Basuki di Trenggalek, Senin (13/11/2023) mengatakan, pihaknya mengajak generasi milenial atau Gen Z agar lebih bijak dalam bermedsos. Saring sebelum sharing (menyebarkan konten).

Dikatakan, saat ini sangat mudah menemukan konten di media sosial yang berisi ujaran kebencian maupun hoaks.

Menurutnya, hal ini terjadi karena rendahnya kesadaran bahwa tidak ada kebebasan absolut. Yang ada adalah kebebasan yang dibatasi oleh kebebasan orang lain. Ini penting dipahami agar menjadi kesadaran bersama.

Selain merugikan orang lain, lanjut dia, kabar bohong atau hoaks itu juga berimplikasi pada aspek hukum yang termaktub dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Untuk itu, dia mengingatkan kepada generasi muda untuk tidak sembarangan atau sekedar ikut-ikutan mengunggah ulang atau menyebarluaskan konten informasi yang belum diketahui kejelasan sumber informasinya.

Basuki menyebut, ada beberapa alasan mengapa orang meneruskan hoaks. Pertama, berita dari orang yang dapat dipercaya tanpa memeriksa kembali kebenaran informasi, mengira bermanfaat, mengira benar dan ini yang paling sering terjadi, ingin dianggap sebagai orang yang pertama tahu. Ingat media sosial bukan ruang privat, melainkan ruang publik.

Untuk mengetahui apakah informasi itu valid atau tidak, pihaknya memberikan tips kepada generasi penerus itu.

Cara mendeteksinya adalah melalui 4C, yaitu cermati, cek, cari dan cepat. Selain itu dapat juga memanfaatkan fast checking untuk mengetahui penulis, narasumber berikut kompetensi dan kredibilitasnya.

Basuki menambahkan, untuk harus cerdas dan meningkatkan literasi media sosial. Literasi disini mencakup juga melek visual yaitu kemampuan untuk mengenali dan memahami ide yang disampaikan secara visual melalui video atau gambar. (Nh/antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 1 =

Share post:

#TERPOPULER

#TERKAIT

Propam Polri Jatuhi Patsus 20 Hari ke Anggota Brimob Setelah Insiden Ojol Meninggal.

Nasional - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menjatuhkan...

Massa Aksi di Depan DPR Bertahan di Tengah Hujan Deras, Tuntut Keadilan atas Meninggalnya Sopir Ojol.

Nasional - Unjuk rasa yang digelar di depan kompleks...

Pemkab Ponorogo Kaji Ulang Hari Jadi, Sandarkan pada Prasasti dan Data Ilmiah.

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menyelenggarakan Seminar Bedah...

Kejuaraan Bulutangkis Ponorogo 2025 Dibuka, Jaring Bibit Atlet dan Wadahi Pecinta Badminton.

PONOROGO — Sebanyak 170 peserta turut meramaikan Kejuaraan Bulutangkis...